Ini Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan Perusahaan - vadecine.info Berita Terbaru

Senin, 02 Maret 2020

Ini Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan Perusahaan



Cek Iuran BPJS Kesehatan - Di tahun 2020 ini, banyak sekali kejutan yang sudah menunggu sperti yang terjadi di dunia usaha yang harus di paksa dengan menerima kado pahit yaitu dua kebijakan pemerintah secara bersamaan, yaitu kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan serta kenaikan upah minimum yang sudah mulai berlaku dari tanggal 1 Januari kemarin dan berlaku secara bersamaan. Ini merupakan suatu beban dan tunjangan yang harus perusahaan pikul guna unuk tetap memberikan kesejahteraan bagi para pekerjanya dan otomatis gaji karyawan dan tunjungan karyawan akan ikut membesar. 

Sebab para pemberi kerja atau pengusaha harus selektif  menyesuaikan upah paling rendahnya dengan upah yang ditetapkan atau minim di suatu kota / kabupaten (UMK) dan Provinsi (UMP). Dan merupakan suatu tugas baru yang diberikan kepada HR untuk bekerja sebagai admin penggajian dan bertugas selalu meninjau struktur dan skala upah untuk kenaikan gaji para karyawan sampai harus menghitung ulang besaran iuran BPJS Kesehatan. Persentase iuran jaminan kesehatan bagi para karvawan disuatu perusahaan tergantung dari besarnya upah per bulan. Disini HR mempunyai perhitungan tersendiri mengenai iuran BPJS bukan hanya memperhatikan perubahan dalam kententuan terbaru yang mempunyai dasar Peraturan Presiden No 75 Tahun 2019 tapi juga harus bedasrkan besaran upah baru. 
Berikut ini beberapa perhitungan pokok – pokok BPJS Kesehatan karyawan :
  1. Iuran BPJS Kesehatan ialah berasal dari 5 % gaji / upah.
  2. Perusahaan akan menangung 4% dan para karyawan membayar 1% dari gaji / upahnya.
  3. Yang di maksud dari sebutan gaji / upah itu ialah  gaji pokok dan gaji tunjangan tetap.
  4. Batas yang di berikan paling tinggi upah berdasar  dari perhitungan ialah Rp. 12 juta.
  5. Batas paling rendah upah yang harus di berikan berdasar dari hasil perhitungan adalah UMK / UMP.
  6. Iuran banyak yang mencangkup manfaat untuk 5 orang saja ( karyawan, suami istri, 3 orang anak)
  7. Jika ada penambahan anggota dalam suatu keluarga maka akan  di kenai iuran tambahan sebesar 1% per orang.
Menghitung kembali iuran jaminan kesehatan akibat penyesuaian gaji dan adanya banyak perubahan aturan – aturan yang ada di BPJS, dengan cara yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan bantuan spreadsheet Excel dan alat bantu semacamnya. Tetapi, dengan cara itu akan menghabiskan waktu yang sangat lama, di tambah lagi jika jumlah karyawan perusahaan kalian cukup banyak. 

Dengan menggunakan car hitung yang manual , kalian akan melakukanya pasti dengan cara yang cermat dan sangat teliti. Jika terjadinya kesalahan hitung pada iuran jainan kesehatan akan berakibat sangat fatal yaitu akan berakibat gagal sektor. Dan sejak tahun 2018, BPJS Kesehatan sudah menerapkan sebuah system pembayaran yang bersifat tertutup untuk para peserta PPU. 

Dan pembayaran yang harus di bayarkan harus sesuai dengan tagihan yang sudah di berikan. Jika yang di bayarkan akan berjumlah kurang ataulebih maka akan terhitung dengan sebagai tunggangan dan pembayaran akan di tolak. Dan itu akan berdampak sangat fatal karena kepersertaan BPJS karyawan menjadi non – aktif. Oleh karena itu, kalian harus menghitung dengan BPJS  secara cepat tapi harus akurat yaitu dengan menggunkan system gadjian dan sudah tidak perlu menggunkan excel yang sangat rumit dan memperlambat waktu, aplikasi HRIS ini sangat bagus karena mampu bekerja secara otomatis serta aplikasi yang terbaik di Indonesia.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda